Posts

Showing posts with the label kelinci

Suffer Lover

Image
Saya tidak tahu apa passion hidup saya dan entah kenapa saya tidak terlalu percaya kalau orang dituntut hanya punya satu passion. Kalau passion disederhanakan dengan pertanyaan: apa yang akan kamu lakukan kalau kamu punya uang yang tidak terbatas? Maka saya akan jawab: saya akan bikin sesuatu untuk pendidikan di Indonesia. Pendidikan yang setara (bukan sama) untuk semua orang Indonesia, siapa pun dia, di mana pun dia. Tapi apa saya menganggap itu passion? Saya pikir saya akan jawab, kayaknya nggak juga. Karena kalau keadaan di negara ini cukup adil, mungkin saya akan memberikan jawaban yang lain untuk pertanyaan yang sama. Apalagi saya juga suka banyak hal lain dalam kahirupan ini. Tapi eniwey... Coba kita anggap apapun jawaban atas pertanyaan di atas sebagai passion saya. Berarti itulah bidang yang sekarang ini sedang saya kejar. Kenyataannya tidak, saya belok jauh sekali. Saya bahkan tidak tahu cara untuk mendekatinya (atau malahan tidak mau tahu?). Bagi saya menjalankan hidup...
Kenapa saya sedih akhir-akhir ini? Mungkin sakit hati pas survey bilang Soeharto lebih baik Mungkin gara-gara masuk ITB sekarang 55 juta, paling murah 13,5 juta Mungkin capek mikir... dasar kahirupan Mungkin kesal internet Smart jadi lemot Mungkin sedih BBC Knowledge gak ada lagi di rusun Mungkin karena kelinci sakit... Mungkin semuanya benar Kelinci jangan sakit... :( People come and go and walk away but I'm not going anywhere I'm not going anywhere -i'm not going anywhere, keren ann-

Hari Burung

All my best memories Come back clearly to me Some can even make me cry Just like before It's yesterday once more -yesterday once more, carpenters- Sampai sekitar 3 tahun yang lalu, hari ulang tahun adalah hari yang saya anggap paling penting dalam setahun. Jauh lebih istimewa dari 364 hari yang lain. Seolah semua hal yang terjadi dalam satu hari itu adalah segalanya. Saya akan simpan semua sms ucapan selamat selama berbulan-bulan, bahkan mencatatnya dalam buku sebelum dihapus. Di hari itu, biasanya saya lakukan berbagai hal: 1. Menyiapkan ingatan khusus tentang apa saja yang terjadi hari itu; 2. Membuat rencana masa depan dan menuliskannya rapi-rapi; 3. Merancang sebuah hari yang membuat hari itu cukup layak dikenang, misalnya dengan pergi ke luar kota, dsb. Dan coba anda bayangkan, dengan sikap penuh drama seperti itu, saya pernah mendapatkan hari ulang tahun tanpa satu orang pun yang mengucapkan selamat. Tahun itu kebetulan Ramadhan. Saya sedang kejar setoran THR lewa...