Posts

?

so long blogspot...

Kelabu

Mungkin pikiran saya lebay, tapi entah kenapa saya merasa sesuatu yang kelabu akan terjadi beberapa tahun lagi. Saya khawatir hal itu seburuk apa yang terjadi di masa lalu. Semoga tidak. Semoga tidak. Apapun itu... perasaan tidak enak itulah yang jadi alasan terkuat kenapa saya ikut memilih di pemilu 2014 lalu. Saya tidak pernah punya pikiran politik sebegitu pentingnya sampai saya merasa ada harapan yang bisa diusahakan. Malam ini saya merasa harapan itu pelan-pelan luntur, padahal pemerintahan baru berjalan 6 bulan. Sebagai bangsa kita memang sering sial kena banyak masalah, namun kita juga banyak membuat salah. Satu-satunya jalan keluar adalah berubah. Saya bukan orang yang punya penghasilan besar, tapi tidak masalah harga BBM naik turun atau salto jungkir balik sekali pun. Saya mengerti pelayanan umum masih buruk. Saya sadar benar kalau perubahan fisik perlu waktu dan pengorbanan. Namun bagi saya, artinya berubah bukan sekedar urusan ekonomi. Perjalanan hidup saya menga...

Gegara Cosmos

The seeker after truth is not one who studies the writings of the ancients and, following his natural disposition, puts his trust in them, but rather the one who suspects his faith in them and questions what he gathers from them, the one who submits to argument and demonstration and not the sayings of human beings whose nature is fraught with all kinds of imperfection and deficiency. Thus the duty of the man who investigates the writings of scientists, if learning the truth is his goal, is to make himself an enemy of all that he reads, and, applying his mind to the core and margins of of its content, attack it from every side. He should also suspect himself as he performs his critical examination of it, so that he may avoid falling into either prejudice or leniency. -Ibnu Haitham (965-1039)-

so many special people change

Image
why many special people change?

Utopia

Saya tinggal di dunia, bukan di surga. Bagi saya bumi memang indah bagai nirwana, namun kita, manusia, sering sukses membuatnya jadi neraka. Hari pertama manusia dilahirkan di dunia ini adalah hari pertama kita membuat kerusakan. Wajar Soe Hok Gie bilang kalau nasib terbaik adalah tidak dilahirkan. Kita ini makhluk paling tidak mandiri yang perlu begitu begitu banyak penyokong tidak ramah lingkungan untuk hidup. Saya harus bikin polusi luar biasa dari pembakaran batubara, hanya untuk menyalakan lampu. Saya harus mengotori air dengan berbagai jenis sabun untuk membuat piring, baju dan badan saya wangi. Rata-rata saya bikin 2 liter sampah sehari. Saya perlu tambang untuk merangkai TV, komputer dan handphone saya. Dan masih banyak lagi dan lagi. Makin rumit hidup kita, makin hancur juga alam ini. Manusia adalah makhluk yang paling tidak eco-friendly . Dan istilah save the earth atau kata-kata penyelamatan bumi lain adalah pernyataan yang lucu sekali. Tidak ada penyelamatan, yang ad...

Alasan Pertama Untuk Belajar Masak

Image
Sebagian keluarga saya berasal dari Surakarta, yang di tahun 70-an ngungsi ke Boyolali. Setiap tahunnya saya beberapa kali pulang kampung dan tentunya akan jalan-jalan di sekitar Solo. Tapi anehnya saya gak tahu restoran atau warung makan yang menjual makanan khas Solo. Seumur-umur liburan pulang kampung, saya nyaris tidak pernah makan makanan tradisional di luar rumah. Mungkin seperti teman saya di Makassar yang pernah saya tanya di mana Palu Butung paling enak, dia jawab di rumah. Emang sih makanan paling enak itu mungkin adanya di rumah. Seperti dulu pernah ada kerjaan bareng kelinci, tinggal di rumah orang Madura, makanannya edun pisaaan. Buat apa jajan di luar kalau di rumah bisa dapat yang lebih enak. Nasi Liwet, Selat, Setup Makroni, Timlo bisa dimasak enak oleh Mbah atau Ibu saya di rumah. Sekarang Mbah saya sudah nggak ada. Itu bikin saya mikir, apa ntar resep makanannya bisa punah di tangan saya? Seperti yang pernah terjadi pada satu resep makanan dari Ibunya Bapak di P...

Dunia Dalam Kaca

Image
Mata saya lihat manusia melempari manusia lain Badan saya diam saja Kepala saya berpikir, kenapa kita terus seperti ini Hati saya tidak tenang Telinga saya minta Dark Side of The Moon   When was the last time you were violent? ...Get out of the way, it's a busy day And I've got things on my mind For want of the price of tea and a slice The old man died -us and them, pink floyd-

Doa

Baru punya antene tipi nasional, nonton berita pencucian uang jadi serem. Apa kita bisa, tanpa kita ketahui, dapat uang dari monster? Saya kan kerja serabutan, jadi dapet proyek macem-macem. Kalau sekarang sih, paling cuma lihat dari mana. Kalau yang ngasih duit saya tahu nggak baik, ya ditolak kerjaannya. Tapi apa ada yang tidak saya tahu? Ya Tuhanku, lindungilah saya dan kelinci dari uang-uang monster. Semenggiurkan apapun tawarannya. Seterdesak apapun hidup kami. Amiin. Saya percaya Tuhan mencukupkan, dan kami tidak akan pernah kekurangan suatu apapun.

Cmungudh Eaaaa...

Beberapa hari yang lalu seorang teman lama menelepon. Awalnya cuma obral-obrol biasa, lama-lama jadi curhat. Katanya dia terancam didepak dari pekerjaannya karena dianggap kurang memberikan kontribusi. Dia lantas nangis-nangis sebesar bombay. Katanya, setiap hari kerja sampai malam, kadang hari libur dilibas juga, ternyata dia cuma dinilai sebatas statistik laporan penjualan. Selama ini dia terlalu ramah, lembek kalau kata perusahaannya. Teman saya ini bekerja jadi baut di perusahaan raksasa. Satu dari ratusan domba di padang rumput yang luas. Kalau dia tidak melompat, dia tidak akan terlihat. Perusahaan tempatnya bekerja memberikan waktu 3 bulan untuk melompat, setelah itu jreng-jreng... Saya yang tidak tahu suka duka orang kantoran lalu sok memberi saran, "Ya sudah kerja saja lebih keras 3 bulan ke depan." Dia tambah sesegukan. Saya tambah bingung. Dia bilang bukan tidak bisa, tapi tidak mau. Kalau dia handal di pekerjaannya, dia takut berubah jadi orang yang bengis....

Berani Karena Benar, Takut Karena Ayam

Dalam minggu yang sama, saya dihadapkan dengan dua pembicaraan yang menakutkan saya. Pertama tentang kemungkinan meninggalkan dua kota yang paling nyaman bagi saya saat ini. Pilih kota lain selain Bandung dan Jakarta, buat petualangan baru di sana. Saya takut dan saya yakin kelinci sama takutnya. Tapi apa dua orang takut bisa berubah jadi berani? Tepat keesokan harinya saya langsung dijedotin dengan ketakutan kedua. Yang ini ceritanya panjang dan dimulai dari beberapa tahun yang lalu. Begini... Sudah lama saya bete sama pembangunan masjid yang menurut saya sering berlebihan. Kadang-kadang saya bisa melihat bangunan itu berdiri gagah padahal di sekitarnya berdiri rumah-rumah yang kuyu dan lesu. Saya pengen banget masjid itu jadi tempat yang fungsional, terbuka untuk semua. Tempat saling belajar. Tempat saling berbagi. Seperti fungsinya di jaman Rasul atau kejayaan masa lalu yang sayup-sayup sering saya dengar. Bukan menghabiskan uangnya untuk pembangunan. Logikanya, Indonesia itu ...

Suffer Lover

Image
Saya tidak tahu apa passion hidup saya dan entah kenapa saya tidak terlalu percaya kalau orang dituntut hanya punya satu passion. Kalau passion disederhanakan dengan pertanyaan: apa yang akan kamu lakukan kalau kamu punya uang yang tidak terbatas? Maka saya akan jawab: saya akan bikin sesuatu untuk pendidikan di Indonesia. Pendidikan yang setara (bukan sama) untuk semua orang Indonesia, siapa pun dia, di mana pun dia. Tapi apa saya menganggap itu passion? Saya pikir saya akan jawab, kayaknya nggak juga. Karena kalau keadaan di negara ini cukup adil, mungkin saya akan memberikan jawaban yang lain untuk pertanyaan yang sama. Apalagi saya juga suka banyak hal lain dalam kahirupan ini. Tapi eniwey... Coba kita anggap apapun jawaban atas pertanyaan di atas sebagai passion saya. Berarti itulah bidang yang sekarang ini sedang saya kejar. Kenyataannya tidak, saya belok jauh sekali. Saya bahkan tidak tahu cara untuk mendekatinya (atau malahan tidak mau tahu?). Bagi saya menjalankan hidup...

Kahirupan

Ngluruk Tanpo Bolo Menang Tanpo Ngasorake Sekti Tanpo Aji-Aji Sugih Tanpo Bondho ...semoga...

Demi Mimpi

Image
Saya merasa hidup jadi orang yang realistis. Kadang-kadang hal itu terpaksa mengikis banyak mimpi. Ketika mimpi saya melipir pergi, saya punya pembenaran paling mujarab hasil wejangan film The Guru : mimpi itu nggak nyata, cuma terjadi pas kita lagi tidur. Namun saya punya teman yang teguh bermimpi sambil melek. Mimpi dia adalah: bikin film. Bagi saya pribadi film adalah barang yang aneh. Saya amat sangat suka menikmati film, namun saya sering menganggap film sebagai produk yang angkuh. Saya kerap berpikir bahwa film adalah karya yang terlalu mahal untuk dinikmati penghargaannya oleh segelintir orang saja. Saya sedih sekali pernah melihat kru-kru film yang sedih merasa tidak dihargai. Lebih sedih lagi ketika saya melihat sutradara mengambil seluruh kredit, seolah film dibuat sendirian. Ada cast & crew yang penting, namun lebih banyak lagi yang dianggap tidak penting. Padahal film dibuat dari hasil kerja keras banyak orang. Itulah yang membuat saya agak takut untuk mencicipi...

Sarang Hae

Image
Bagaimana orang tahu rasanya jatuh cinta, kalau dia belum pernah ada di dalamnya? Saya pernah merasa tidak jatuh cinta pada siapapun untuk waktu yang cukup lama. Liat orang kayaknya nggak ada yang menarik. Lagian sebagai remaja yang selalu ingin tampil beda, pacaran kok kayaknya biasa banget ya. Lebih baik main ke perpustakaan. Intinya mah, pas ABG dulu saya rada culun gak kepikiran yang namanya cinta-cintaan. Padahal orang bilang masa remaja itu masa yang penuh dengan hormon... tapi memang begitulah nasib saya jadi anak yang telat. Tapi tunggu dulu. Meskipun belum pernah kesambet cinta, saya yakin dan tahu betul rasanya jatuh cinta. Jatuh cinta itu rasanya seperti nonton film bagus. Saya ingat dulu diajak nonton Unforgiven. Kebetulan Ibu saya penggemar berat Clint Eastwood. Dan Bapak penggemar berat tidur di bioskop. Jadi pergilah kami ke Kiara 21, ramai-ramai nonton film yang baru menang oscar. Setelah film selesai, Ibu kecewa karena Clint Eastwood biasanya langsung dar der d...

Sarimin

Kerajingan mainan baru bernama Twitter membuat saya banjir informasi cepat. Salah satunya bikin saya bingung banget. Petisi untuk menolak topeng monyet di Jakarta. http://www.thepetitionsite.com/10/stop-the-torture-of-macaque-monkeys-in-jakarta/ Alasannya bingungnya bukan karena seni dan budaya. Saya orang yang gak terlalu ngerti seni apalagi budaya. Jadi kalau ada yang gak mau ikut petisi2an karena alasan itu seni tradisi, saya bilang aja saya nggak ngerti. Juga bukan karena peri-kehewanan. Saya nggak ngerti kehidupan monyet. Jadi saya nggak tahu soal batasan penyiksaan terhadap hewan. Kalau ngambil empedu beruang di Vietnam saya tahu itu jahat parah, tapi kalo topeng monyet saya nggak tahu. Jadi bingungnya karena begini... Teman saya pernah ke kampung Topeng Monyet, di daerah Cipinang. Sambil ketawa2 dia tanya saya, "Udah pernah ke sana belom?" Saya jawab, "Belom." Dia bilang," Wah lu musti ke sana... miskin-miskin! Parah miskinnya." Se...
Kenapa saya sedih akhir-akhir ini? Mungkin sakit hati pas survey bilang Soeharto lebih baik Mungkin gara-gara masuk ITB sekarang 55 juta, paling murah 13,5 juta Mungkin capek mikir... dasar kahirupan Mungkin kesal internet Smart jadi lemot Mungkin sedih BBC Knowledge gak ada lagi di rusun Mungkin karena kelinci sakit... Mungkin semuanya benar Kelinci jangan sakit... :( People come and go and walk away but I'm not going anywhere I'm not going anywhere -i'm not going anywhere, keren ann-

Bersama Kita Pizza!

Bagi saya, Pizza adalah makanan paling enak di dunia. Sejarahnya dimulai ketika saya pulang sekolah. Putih-Biru waktu itu. Bapak pulang kantor membawa Pizza, makanan yang sejak kecil cuma bisa saya lihat di serial Kura-Kura Ninja. Saya, dan dua saudara saya kagum. Akhirnya kesampaian bisa makan pizza. Selamat makan! Wuih enak banget. Ternyata Bapak dan Ibu tahu anak-anaknya doyan pizza. Mereka niat irit supaya kami bisa makan pizza langsung di tempatnya. Pizza Hut di Regent. Pesan secukupnya, rasanya selangit, lalu keluarlah tagihan Rp. 35.000,-. Alamak! kok mahal banget ya. Tiba-tiba saya tersambar sesuatu yang membuat saya mengerti kenapa orang rela membayar mahal untuk dapat sensasi rasa tertentu. Ada uang, ada barang. Setelah hari itu saya mulai mengumpulkan uang untuk mendapat sedikit rasa mewah. Wendy's, album kaset, marlboro, pokoknya apapun yang menurut saya mahal dan bikin penasaran. Awalnya membahagiakan, tapi lama-lama rasanya kok jadi hambar ya? Saya her...

Masa Depan

Image
Dulu ada orang bilang, "Jangan berharap... Yang salah itu berharap." Dan saya percaya. Kalau nggak berharap gak bakal sakit hati kan? Tiba-tiba sebuah film jam 2 pagi mengubah saya... Saya nonton kakek Nakamatsu yang lumayan giling tapi hidupnya penuh harapan. Sekarang saya berharap dikit deh... komputer editing, komputer editing, komputer editing! Kalau ada yang bisa bantu saya... Tolong carikan The Invention of Dr. Nakamats di internet. Hiks... hiks... Pengen nonton lagi 1000 kali, untuk masa depan yang lebih funky . Life should be lived long. Speech should be short! -dr. nakamats-

Debu

Image
hari ini saya sedih, mengiyakan pernyataan: kita telah gagal sebagai bangsa :( saya harus pergi ke mana? ini buat teman-teman yang terluka karena dianggap beda... lagu yang menemani kesedihan saya hari ini tentang rindu... semoga suatu saat bisa kita hapus debunya sama-sama supaya pelanginya bisa kelihatan... ...dan aku rindu melangkah di duniamu...

Monster

Saya baru ingat rasanya berada di titik nol ketika akhirnya (kembali) merasakannya. Saat ini, di tempat ini, di titik ini: nol kilometer. Mumpung di titik nol begini saya bebas menentukan (lagi) masa depan saya. Nothing to lose . Toh masih di nol. Mau apa, di mana, arahnya ke mana, sama siapa. Bebas. Ini saatnya saya tentukan mau jadi orang seperti apa. Kalau harus dijawab dengan klise dan cepat saya akan bilang, "Saya ingin jadi orang baik. Idih cih geli." Entah kenapa kepala saya mengingat ucapan sinis seorang teman di kampus--sempat pula jadi teman satu kontrakan--yang dia lontarkan sekitar 8 tahun yang lalu (buset gue tua amat!). Dulu dia pernah bilang, "Pada akhirnya orang yang berusaha keras melakukan kebaikan akan berakhir tidak melakukan apa pun. Sedangkan orang yang sama sekali tidak punya niat baik atau bahkan jahat justru akan berbuat banyak." Saya was-was mengingat kata-kata silet teman saya itu karena mulut orang itu memang kerap terdengar nyel...